Saat ini sudah ada yang mampu mengimplementasikan praktek mikrokontroller AVR menggunakan sistem operasi Linux, terutama lewat konsole atau terminal (command prompt), salah satunya Khoirul Umam. Saat ini beliau bekerja di PT. Nurul Fikri Cipta Inovasi sebagai Staff Teknik Komputer, konsentrasi mengajar beliau pada bidang Microcontroller dan Robotic.
Kebanyakan mahasiswa terutama praktisi komputer, khususnya yang hobi membuat program file untuk AVR, lebih cenderung menggunakan software dan sistem operasi yang bajakan, karena kemudahan penggunaan dan prosesnya lebih cepat dan efisien, namun terkadang tidak mengetahui bagaimana proses atau cara kerja sebuah software dalam proses penulisan dan pengeksekusian file ke dalam hardware chip AVR, berbeda jika menggunakan sistem operasi Linux, karena proses penulisan file program dapat dilihat, dipelajari, dan dipahami melalui terminal.
Maka solusi yang tepat untuk menghindari pembajakan software, yaitu dengan membeli sistem operasi yang berlisensi dan komersil atau jika tidak ada dana, dapat menggunakan yang freeware atau menggunakan sistem operasi alternatif seperti Ubuntu, yang mudah dipelajari bagi pemula yang ingin migrasi dari sistem operasi yang berbayar, menuju sistem operasi yang gratis dan opensource (kode terbuka).
0 komentar:
Posting Komentar